All About Ramadhan
Romadhon sudah
tiba, untuk itu kita perlu mngetahui hal-hal yang berhubungan dengan bulan
Romadlon agar ibadah yang kita lakukan di bulan Romadhon bisa semaksimal
mungkin.
Ada
kaidah yang berbunyi “Al ‘ilmu qoblal Qouli wal ‘amali” yang maknanya kita
harus mengilmui sesuatu sebelum kita mengatakan & melakukan sesuatu
tersebut. Jadi, jika kita mau berpuasa, hendaklah kita mengilmui/mengetahui hal
penting yang berkaitan dengan puasa. Ingatlah! Sesungguhnya setan lebih takut
kepada orang yang berilmu walaupun sedang tidur daripada orang bodoh (dalam hal
agama) yang sedang beribadah. Selain itu pahala/derajat yang dipero-leh orang
yang beribadah dengan ilmu lebih tinggi daripada beribadah tan-pa ilmu. Dalam
artikel ini kami sampaikan ringkasan kami dari buku yang berjudul “Sifat Puasa
Nabi SAW” karya Syaikh Salim bin ‘ied Al Hilaly & Syaikh Ali Hasan Abdul
Hamid (beliau berdua adalah murid senior Syaikh Nashiruddin Al Albani
Rohimahullah), kemudian kami tambahkan dari Kitab Hadits Bulughul Marom karya
Al Hafidz bin Hajar Al Atsqolani.
Kekhususan Dan Keistimewaan Bulan Ramadhan
1.Bulan Al Qur’an (Al Baqoroh: 185)
2.Bulan penuh berkah.
3.Diwajibkannya berpuasa (Al
Baqoroh:183).
4.Dibukanya pintu surga &
ditutupnya pintu neraka.
5.Dibelenggunya Setan
6.Terdapat malam Lailatul Qodar, yaitu malam yang lebih baik daripada seribu
bulan. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, do’a dikabulkan, dan segala
takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa mendirikan shalat pada Lailatul Qadar karena iman dan
mengharap pahala, dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
" (Shohih Bukhori, Muslim).
* Dalil no 2-6 adalah: Dari Abu
Hurairah Ra: Rasulullah SAW memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan
bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi.
Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga
dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada
bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak
memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa’." (HR. Ahmad dan
An-Nasa’i).
* Untuk no 4, terdapat juga pada
HR Tirmidzi & Ibnu Hibban, serta shohih Bukhori dan Muslim.
7.Diturunkannya
rahmat, dihapuskannya dosa & dikabulkannya doa-doa.
Dari Ubadah bin Ash Shamit, bahwa
Rasulullah bersabda: Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan,
AIlah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus
dosa-dosa dan mengabulkan do’a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan
ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah
hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak
mendapatkan rahmat Allah di bulan ini. " (HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya
terpercaya).
Al-Mundziri berkata:
"Diriwayatkan oleh An-Nasa’i dan Al-Baihaqi, keduanya dari Abu Qilabah,
dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pemah mendengar darinya."
8.Diberikannya 5 keutamaan khusus untuk umat Muhammad SAW
Dari Abu Hurairah Ra, bahwa
Rasulullah SAW bersabda: "Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan
yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, yaitu: bau mulut orang yang
berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi, para malaikat
memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka, Allah Azza Wa Jalla
setiap hari menghiasi Surga-Nya lalu berfirman (kepada Surga),’Hampir tiba
saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka
menuju kepadamu, ‘pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka
tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya, dan diberikan kepada ummatku
ampunan pada akhir malam. "Beliau ditanya, ‘Wahai Rasulullah apakah malam
itu Lailatul Qadar’ Jawab beliau, ‘Tidak. Namun ovang yang beramal tentu diberi
balasannya jika menyelesaikan amalnya.’ " (HR. Ahmad)’"
Isnad hadits tersebut dha’if, dan
di antara bagiannya ada nash-Nash lain yang memperkuatnya.
9. Pada bulan ini disunatkan shalat tarawih, yakni shalat
malam pada bulan Ramadhan, untuk mengikuti jejak Rasulullah SAW, para sahabat
Ra dan Khulafaur Rasyidin Ra. Sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa
mendirikan shalat malam dibulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari
Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. " (Shohih Bukhori,
Muslim).
10. Pada bulan ini terjadi
peristiwa besar yaitu Perang Badar,
yang pada keesokan harinya Allah membedakan antara yang haq dan yang bathil,
sehingga menanglah Islam dan kaum muslimin serta hancurlah syirik dan kaum
musyrikin
11. Pada bulan suci ini terjadi pembebasan kota Makkah Al Mukarramah,
dan Allah memenangkan Rasul-Nya, sehingga masuklah manusia ke dalam agama Allah
dengan berbondong-bondong dan Rasulullah menghancurkan syirik dan paganisme
(keberhalaan) yang terdapat di kota Makkah, dan Makkah pun menjadi negeri
Islam.
Tentang keutamaan Ramadhan, Rasulullah SAW bersabda:
‘"Aku melihat seorang
laki-laki dari umatku terengah-engah kehausan, maka datanglah kepadanya puasa
bulan Ramadhan lalu memberinya minum sampai kenyang " (HR. At-Tirmidzi,
Ad-Dailami dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir dan hadits ini hasan).
"Shalat lima waktu, shalat
Jum’at ke shalat Jum’at lainnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya
menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antaranya jika dosa-dosa besar
ditinggalkan." (HR.Muslim,shohih).
Keutamaan Puasa
1. Puasa adalah salah satu sendi agama islam.
Rasulullah SAW bersabda: Islam
didirikan di atas lima sendi, yaitu: syahadat tiada sembahan yang haq selain
Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat,
puasa Ramadhan dan pergi hajike Baitul Haram. " (Shohih Bukhori, Muslim).
Ibadah puasa merupakan salah satu
sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan
ampunan dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah
telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah
lainnya.
2. Balasan orang yang berpuasa
tidak terbatas.
3. Puasa adalah perisai.
4. Bau mulut orang berpuasa
disisi Allah lebih harum daripada misk.
5. Orang yang berpuasa mempunyai
dua kegembiraan
Dalil No 2-5: Dari Abu Hurairah
Ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Setiap amal yang dilakukan anak Adam
adalah untuknya kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku akan
membalasnya. Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang
berpuasa maka janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang
mencercanya atau memeranginya maka katakanlah ‘aku sedang berpuasa’. Demi dzat
yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang berpuasa
lebih harum disisi Allah daripada aroma misk. Orang yang berpuasa mempunyai dua
kegembiraan,yaitu jika berbuka mereka gembira, jika bertemu dengan Tuhannya
mereka gembira karena puasa uang dilakukannya.” (Shohih Bukhori & Muslim,
lafazh ini ada pada Bukhori).
6. Orang yang berpuasa dijauhkan dari neraka.
Dari Sa’id al Khudry Ra,
Rasulullah SAW bersabda:“Tidaklah ada seorang hamba yang berpuasa di jalan
Allah, kecuali akan Allah jauhkan dia dari neraka sejauh tujuhpuluh musim
(tahun). (Shohih Bukhori & Muslim, lafazh ini ada pada Muslim).
7. Orang yang berpuasa diampuni dosa-dosanya.
"Barangsiapa berpuasa
Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni
dosa-dosanya yang telah lalu. " (Shohih Bukhori & Muslim).
8. Ketika Rasulullah SAW ditanya
tentang amalan yang dapat memasukkan ke
surga, beliau menjawab :”Atasmu puasa, tidak ada (amalan) yang semisal
dengan ini.” (dari Abu Umamah Ra, Shohih, HR Nasa’I, ibnu Hibban, Al Hakim).
9. Dari Abdullah bin Amr Ra ,
Rosulullah SAW bersabda:“Puasa dan Al Qur’an (atas izin Allah) akan memberi syafaat kepada hamba dihari
kiamat…” (, Shohih, HR Ahmad, Al Hakim, Abu Nu’aim).
10. Puasa sebagai kafarat: Al Mujaadilah:3-4, Al Maa’idah:95, Al
Baqoroh:196,An Nisaa’:92.
11. Dari Sahl bin Sa’ad Ra ,
Rosulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya di surga ada pintu yang disebut Ar Royyan,
orang-orang yang berpuasa akan
masuk melalui pintu tersebut, tidak ada orang selain mereka yang memasukinya.
Jika telah masuk orang terakhir yang puasa maka ditutuplah pintu
tersebut…”(Shohih Bukhori, Muslim)
12. Rosulullah SAW
bersabda:“Sesungguhnya Allah SWT mempunyai hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka setiap siang dan
malam dalam bulan Romadhon dan semua orang muslim yang berdoa akan dikabulkan do’anya” (Shohih, HR Bazzar,
Ahmad, ibnu majah)
13. Suatu saat datang seorang
pria kepada Rosulullah SAW, kemudian berkata “ya Rasulullah, apa pendapatmu
jika aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah, engkau
adalah Rasulullah, aku sholat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku puasa
Romadhon dan sholat tarawih dimalam harinya, termasuk orang yang manakah aku?”
Rasulullah SAW menjawab: “termasuk dari
shidiqin dan syuhada” (Shohih, Ibnu Hibban).
Apa yang kita lakukan dibulan Ramadhan ?
Bagi umat islam, Ramadhan bisa
dikatakan sebagai bulan ‘diskon’, bagaimana tidak, Begitu banyaknya berkah dan
kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadhan, amalan yang kita lakukan dibulan
Romadhon akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, sudah semestinya kita
memanfaatkan waktu-waktu pada bulan Ramadhan untuk melakukan amal shalih dan
ibadah sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya, yaitu untuk berbagai amal
kebaikan, seperti shalat (terutama sholat 5 waktu), sholat Tarawih, sedekah,
do’a, membaca Al-Qur’an, dzikir, istighfar dan bertaubat kepada Allah serta
saling memaafkan terhadap sesama muslim. Ramadhan adalah kesem-patan untuk
menanam bagi para hamba Ailah, untuk membersihkan hati mereka dari kerusakan,
juga wajib menjaga anggota badan dari segala dosa, seperti berkata yang haram,
melihat yang haram, mendengar yang haram, minum dan makan yang haram agar
puasanya menjadi bersih dan diterima serta orang yang berpuasa memperoleh
ampunan dan pembebasan dari api Neraka.
Perlu diingat, bahwa ada sebagian
orang mungkin berpuasa tetapi tidak shalat, atau hanya shalat pada bulan
Ramadhan saja. Orang seperti ini tidak berguna baginya puasa, haji, maupun
zakat. Karena shalat adalah sendi agama Islam yang ia tidak dapat tegak kecuali
dengannya. Sabda Rasulullah SAW: "Jibril datang kepadaku dan berkata,
‘Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan, namun setelah bulan itu
habis dan ia tidak mendapat ampunan, maka jika mati ia masuk Neraka. Semoga
Allah menjauhkan-nya. Katakan: Amin!. Aku pun mengatakan: Amin. " (Shahih,
HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban) "’
Seputar Puasa
Setelah kita mengetahui keutamaan
bulan Roamadhon & keutamaan puasa, ada baiknya dan sudah semestinya kita
mengetahui hal-hal penting yang berkaitan dengan puasa, diantaranya:
1. Bulan Romadhon diawali & diakhiri dengan hilal,
Hisab dan Ru’yah.Dari Abu Hurairoh Ra, Rasulullah SAW bersabda: “Puasalah
kalian karena melihat hilal, dan berbukalah karena melihat hilal. Jika kalian
terhalangi awan, sempurnakanlah bulan Sya’ban 30 hari” (Shohih Bukhori,
Muslim).
Dari Adi bin Hatim Ra, Rasulullah
SAW bersabda: “Jika datang bulan Romadhon Puasalah 30 hari, kecuali kalian
melihat hilal sebelum hari ke- 30” (HR Ath Thohawi, Ahmad, Ath Thabrani, hadits
ini mempunyai banyak penguat)
Akan tetapi jika terjadi perselisihan kapan dimulainya tanggal 1 romadhon /
tanggal 1 syawal, maka ikutilah penguasa (dalam hal ini MUI), karena kita
disuruh untuk taat kepada penguasa selama tidak untuk bermaksiat. Akan tetapi
jika penguasa memberikan kita kebebesan untuk memilih, maka ikutilah pendapat
yang paling sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW.
2. Dari Abu Hurairoh Ra,
Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian mendahului Romadhon dengan puasa
satu atau dua hari sebelumnya, kecuali seseorang yang telah rutin berpuasa maka
berpuasalah” (Shoihi Muslim)
3. Syarat Puasa: Muslim, baligh, berakal, mampu berpuasa, tidak
terhalang oleh sesuatu (spt haid, nifas, sakit, dll)
4. Dari Hafsah, Rasulullah SAW
bersabda:”Barangsiapa sebelum fajar tidak
meniatkan puasa, maka tidak sah puasanya” (HR 5 Ahli Hadits). Hadits yang
senada juga msh ada.
Akan tetapi pada puasa sunnah boleh diniatkan setelah fajar / pada siang hari,
Rasulullah SAW berkata pada Aisyah: ”Apakah engkau punya santapan siang? Jika
tidak ada aku akan berpuasa” (Shohih Muslim).
5. Menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti: jima’
sekalipun tidak sampai mengeluarkan mani, makan & minum (termasuk suntikan
vitamin yang mengenyangkan),
mengeluarkan mani (baik karena onani, jima’, ciuman atau sebab lainnya dengan
sengaja), muntah dengan sengaja.
6. Hal-hal yang wajib ditinggalkan orang yang berpuasa: perkataan
dusta, perbuatan sia-sia dan keji.
7. Yang boleh dilakukan bagi orang yang berpuasa (tidak membatalkan
puasanya): memasuki waktu shubuh dalam keadaan junub, bersiwak, berkumur &
isytinsyaq, bercengkerama & mencium istri, mengeluarkan darah, suntikan
yang tidak mengandung makanan, berbekam, mencicipi makanan, bercelak, memakai
tetesmata/memakai sesuatu yang masuk ke mata, mengguyurkan air keatas kepala &
mandi, bolehnya memakan / meminum apa yang masih ada ditangannya serta
dibolehkan berjima’ pada malam harinya dan apa yang dihalalkan pada siang hari
(pada bulan selain Romadhon) dihalalkan pula dimalam hari bulan Romadhon.
8. Yang mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa: Musafir, Sakit,
haid & nifas, orang yang sudah lanjut usia, wanita hamil & menyusui
9. Ancaman bagi orang yang membatalkan puasa Romadhon dengan sengaja
adalah kelak diakhirat akan digantung dengan kaki di atas, mulut mereka
rusak/robek, darah mengalir dari mulut mereka. (Shohih An Nasa’i, ibnu Hibban,
Al Hakim)
10. Waktu puasa dimulai sejak jelasnya benang hitam & putih (Al
Baqoroh:187),maksudnya adalah hitamnya malam & putihnya siang (Shohih
Bukhori, Muslim).
11. Keutamaan sahur: makan sahur adalah barokah, mendapat sholawat dari
Allah & para malaikat. Banyak hadits Shohih dalam hal ini, salah satunya:
“Sahur itu makanan yang barokah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun
hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan malaikat-Nya bersholawat kepada
orang yang sahur”
12. Disunnahkan
mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar, dalam HR Bukhori & muslim
disebutkan jaraknya kira-kira selama membaca 50 ayat Al Qur’an.
13. Menyegerakan berbuka, Rosulullah SAW bersabada: ”senantiasa manusia
didalam kebaikan selama menyegerakan berbuka” (Shohih, Bukhori, Muslim). Selain
mengikuti sunnah Rasulullah SAW, menyegerakan berbuka berarti menyelisihi
Yahudi & Nashrani (HR Abu Dawud, ibnu Hibban, Hadits HASAN).
14. Berdoa pada saat berbuka adalah salah satu waktu terkabulnya doa
yang mustajab. (AL Hadits).
15. Rasulullah SAW berbuka dengan
korma basah, jika tidak ada maka dengan korma kering, jika tidak ada maka minum
dengan satu teguk air (Shohih. HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, Tirmidzi).
Dalam Hadits Shohih yang lain
dikatakan berbukalah dengan air karena air itu menjadi pembersih.
16. “Barangsiapa memberi buka orang yang puasa, akan
mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa mengurangi
pahalnya sedikitpun” (Shohih, Ahmad, Tirmidzi, ibnu majah, ibnu hibban).
17. Kafarat bagi laki-laki yang men-jima’I istrinya pada saat berpuasa
adalah membebaskan seorang budak, kalau tidak mampu maka puasa 2 bulan
berturut-turut, kalau tidak mampu maka memberi makan 60 orang miskin.Akan
tetapi, jika masih tidak mampu, maka gugurlah kewajiban untuk membayar
kafaratnya, bahkan Rasulullah SAW pernah menyedekahkan segantang kurma untuk
orang miskin yang seharusnya membayar kafarat karena telah berjima’ dengan
istrinya di siang hari bulan Romadhon, sebagaimana dalam hadits Shohih,
diriwayatkan oleh 7 ahli hadits. Kafarat
adalah khusus bagi laki-laki.
18. Fidyah adalah bagi ibu hamil & menyusui, orang tua yang sudah
tidak sanggup untuk berpuasa, orang sakit yang tidak diharapkan kesembuhannya. Membayar fidyah dengan cara memberi makan
kepada orang miskin sebanyak hari yang ditinggalkannya (Al Baqoroh:184)
Marilah
kita bersungguh-sungguh melakukan amal & ibadah pada bulan romadhon ini
(dan bulan-bulan yang lainnya), semoga kita bisa memperoleh derajat Muttaqien..
Aamiin…
Segala
kebaikan dan kebenaran yang kami tulis datangnya dari Allah SWT dan segala
kekurangan dan kesalahan datangnya dari diri kami dan setan yang terkutuk.
Semoga Allah memberi manfaat kepada kami dan pembaca atas apa yang telah kami
tulis. Semoga ini bisa menjadi amal bagi kami dan semoga Allah mengampuni
kesalahan kami.
[ oleh: Yanto abdurrohman ]