Archive for June, 2007

Waktu Ujian TA..

Tuesday, June 26th, 2007

Waktu
ujian berlangsung

 Waktu ujian berlangsung,
saat penguji meminta mendemokan Hardware TA-ku ada demo yang gagal, tapi aku
berdalih bahwa kegagalan itu tidak disebabkan oleh alatku tapi oleh alat yang
lain (EKG). Tapi bagaimanapun juga Pak Mardi ga mau tahu, tapi untung pak Trias
tahu yang rusak itu belum tentu bagian dari TA-ku (karena kita sering ketemu di Lab
dan berdiskusi bersama). Akhirnya Pak Trias minta aku melakukan suatu pengujian
yang dapat membuktikan bahwa alatku bener. Pengujian pertama berhasil, dan
untuk pengujian yang kedua diperlukan suatu “dip switch” ato semacam saklar.
Nah, ndilalah “dip switchnya” ga ada trus aku nyari (untung ujian ku di lab
tempat aku ngerjain TA). Waktu aku nyari, pak Mardi ga mau menunggu terlalu
lama, beliau bilang “Anda persiapkan dulu alatnya, kalo sudah ketemu nanti kita
ketemu minggu depan” yang artinya, sidang ditunda sampai minggu depan.
Mendengar itu aku minta toleransi waktu tuk nyari lagi, aku minta 10 menit
(lagi2 dibela Pak Trias), dan Alhamdulillah dapet. Belum lama demo berjalan,
ndilalah mati lampu… Pak Mardi langsung bilang sidang ditunda, aku juga minta
waktu lagi dan bilang “Maaf Pak, biasanya mati lampunya Cuma sebentar, ga
sampai 5 menit, karena tadi malam dan beberapa malam sebelumnya juga mati
lampu, tapi 1 sampai 2 menit kemudian nyala”. Ga da semenit dari aku selesai
ngomong, Alhamdulillah listriknya nyala lagi… spontan aku bilang
“Alhamdulillah, Ta saya diRidhoi”. Pak munawar Cuma tersenyum. Oia, pakm unawar
juga banyak mbantu aku lho..

 Yang jelas aku sangat
bersyukur, ternyata dosen yang terkenal “mbantai” waktu sidang malah jadi
“mbantu” aku waktu sidang… Hanya Alloh lah yang Maha Tahu apa yang terbaik
bagi kita.. Makanya, mintalah yang terbaik dari Alloh.. Masih ingat QS Albaqoroh
ayat 216 yang pernah aku tulis kan???

Alloh Maha Tahu apa yang terbaik

Tuesday, June 26th, 2007

Hanya
Alloh yang Tahu apa Yang terbaik buat kita

 Ini adalah pengalamanku
seputar Ujian Tugas Akhir. Waktu minta dosen penguji ke koord TA, aku dapat P
Sumardi, P Trias dan P Munawar. 2 dari 3 nama dosen penguji adalah yang paling
tidak aku harapkan jadi pengujiku (P Trias dan P Munawar). Aku tidak berharap
beliau berdua jadi pengujiku karena aku tahu betul jika beliau berdua itu jago
Hardware. P Trias jago hardware dari sisi praktisnya dan P Munawar jago
hardware dari sisi teoritisnya. Intinya beliau berdua sangar lah.. (tanpa
merendahkan Pak Sumardi)

 Tapi Alhamdulillah,
walopun aku tahu kalo 2 pengujiku adalah yang paling tidak aku harapkan, tapi
aku tidak ada rasa deg-degan ato grogi ato takut ato yang semisalnya. Yang aku
takutin malah tidak deg-degan-nya itu. Coz sudah menjadi suatu hal yang wajar
jika dapat yang sangar orang yang diuji itu bakal takut ato yang semisalnya.
Gara2 rasa itu, aku malah jadi takut kalo ga lulus, kan suatu hal yang ga
wajar. Mending kalo akunya dah siap secara teori. Lha orang akunya secara teori
ga siap koq… Tadinya aku bakal nervous pas dosen penguji masuk ruangan, eh
ternyata aku ga nervous, bahkan saat ada gangguan/halangan pun aku ga nervous
sampai akhir ujian TA.

 Sebelum masuk ke Ruang
koord TA (dan di saat2 berdoa) aku pasrahkan kepad Alloh siap pengujiku. Aku
hanya minta kepad Alloh aku dapat penguji yang terbaik bagiku, penguji yang
dapat memperlancar kelulusanku, bukan minta penguji yang tidak sangar/tidak
killer, bukan minta penguji yang enak. Tapi aku minta yang terbaik bagiku.
Karena bisa jadi aku minta ini dan itu tapi ternyata malah akibatnya tidak baik
bagiku. Ini terbukti pada Ujian TA-ku. Dua dosen yang aku takuti ternyata malah
membantu diriku disaat sidang. Setelah selesai sidang aku baru nyadar, bahwa beliau
bertigalah yang terbaik dari Alloh sebagai pengujiku. Aku sempat kepikiran
juga, jika beliau berdua yang aku anggap sangar itu tidak nguji aku, bisa2
Ujian TA-ku diundur satu minggu dari tanggal 19 Juni 2007. Berikut kisahnya… <bersambung
ke Waktu Ujian… >
(halah..)

Met Tinggal “Jln Baskoro”

Wednesday, June 13th, 2007

Baskoro
di Gusur…

Akhirnya Baskoro Digusur juga.,.. Sekalipun baru
digusur pad bulan Agustus 2007, tapi atas inisiatif sendiri warga Baskoro dan
jambusari membongkar rumah mereka masing2. Tujuanya jelas, daripada dibongkar
poihak UNDIP, kan lebih baik mbongkar sendiri. Kalo mbongkar sendiri kan baru
bata, keramik, kusen, pintu, kayu2, genteng2 dll yang masih bisa dipakai bisa
diambil tanpa terbuang percuma…

Hari ini, aku resmi menempati kosku yang baru di
Jln Tunjung sari no 5, Tembalang Semarang. Aku harus pindah kos dengan sebab
yang sangat tidak enak, karena kosku di jalan Naskoro Tembalang di gusur, dan
nantinya akan di bangun gedung UNDIP (ga tau gedung apaan). Tadinya yang
digusur hanya rumah2 di depan kosku, eh ternyata kosku ikut tergusur juga..

 Ini adalah sesuatu yang
sangat tidak aku harapkan, karena pada saat-saat ini aku sedang disibukkan tuk
persiapan sidang TA (doakan lulus ya..), eh malah dapet kesibukan baru tuk
pindah kos, yang tentu saja harus mengemasi barang2ku, padahal barng2ku
buanyakkeee minta ampyun… Selain itu, tujuanku kos di Baskoro hingga akhir
masa kuliah yaitu agar suatu saat ketika maen ke Semarang aku ada tempat
mampir, sekalipun sebenarnya aku punya sodara di SMG, tapi di Klipang…

 Ternyata Efek pindah kos
ini ga Cuma capek karena mindah barang2, tapi juga kambuhnya “sindrom
perpisahanku”, maklumlah.. aku kan mellow… Wah ga enak juga jadi orang mellow
ya.. Rasanya sakitt buangettt setiap ada perpisahan… Dah ah.. ga usah
dibahas, bikin tambah sakitttt…

 Yang terakhir.. Salam tuk
temen2 Baskoro 72, dari generasi waktu pertama aku kos disitu (Ags 2002) sampai
generasi terakhir Baskoro 72. (Juni 2007), Salam tuk Yuli (D3-ext Mesin 2001),
Rofiq (D3 Perkapalan 2000), Aris (D3-ext Arsitek 2001), Indra (oceanografi 2001), Udin
(biologi 2002), Triyono (Elektro Polines 2002), Nursyid (D3 kapal 2000), Andri
cs (polines 2002), Guntur (D3 Sipil 2003), Agus (Elektro Polines 2003), Hendri
(D3 Sipil 2003), Dibyo (Mesin 2004), Heri (Mesin Polines 2004), Anggri (Sipil
Polines 2004), Shofa
(Sipil Polines 2005), Haryo (Peternakan 2005), Julian (Oceanografi 2005), Ardi
(D3 kapal 2005), Anam (D3 Sipil 2006), Prima (Keperawatan 2006), Hermawan (Geologi 2006), Ali (D3
Sipil 2006), Endri
(Mesin 2006), Rohman
(D3 Kapal 2006).. Salam juga tuk yang punya kos (Mas Diran, Mbak Emi, Mbah Ti,
Mbah kung, Angger, Bagas, Calvin, Dinda, Mbak Sus, Mas Ery, Rafi, Rafa). Oia,
yang dicetak merah adalah anak kos penghuni terakhir
baskoro 72 selain aku dan yang punya kos
.

Ga jadi ttd kontrak kerja

Friday, June 8th, 2007

Belum Rejekinya…

Hari ini, jumat 8 Juni 2007 jam 14.00, saya
mendapat undangan tuk membaca kontrak dari Sinarmas Telekom di Rapat Gedung Perpus
UNIKA SMG  Di tempat itu HRD dari
Sinarmas Telekom berbicara banyak tentang konrak yang akan kita jalani. Mulai
dari masa training selama 6 bulan yang harus kita jalani dan ikatan dinas
selama 1 tahun sampai ke denda/penalti yang harus kita bayar jika kita keluar
pada saat training. Sebenarnya gaji yang ditawarkan saat training cukup
lumayan, yaitu 2,5 juta (tapi belum dipotong pajak), ditambah tunjangan
kesehatan. Tapi yang jadi masalah adalah setelah masa training dan ikatan dinas
(total 1,5 tahun) kita tidak diangkat sebagai pegawai tetap, tapi status kita
tetap pegawai kontrak. Itulah susahnya, selamanya kita dikontrak, kontrak
selama jangka waktu tertentu dan ga jadi pegawi tetap… Wah repot juga ya….

Urusan kontrak bagiku ga masalah, toh aku jadi
angkatan ke-3 di Sinarmas Telekom, otomatis kalo prestasiku baik/ga parah masa
depanku ga buruk juga. Selain itu, kalo masa 1,5 tahun dah kita jalani, kita
bebas milih mau kontrak lagi/keluar. Lumayankan dapat training dan pengalaman
kerja. Cuma, ada satu hal yang membuatku memutuskan untuk tidak tandatangani
kontrak. Pada point 2 perjanjian tertulis ”Training dimulai tanggal 18 Juni
2007 – 17 Desember 2007”. Wah.. Setelah baca point yang satu ini, harapan tuk
gabung di Sinarmas Telekom jadi pupus. Gimana tidak, lha aku kan belum lulus,
mungkin baru hari selasa 12 Juni aku minta penguji & ngeplot jadwal sidang,
karena senin tanggal 11 Juni ada tes kesehatan. Oke, mari kita berpikir
realistis. Untuk menentukan jadwal sidang/pendadarn di TE UNDIP, kita harus
ngeplot jadwal sidang, tujuannya agar kita mendapat waktu yang sesuai untuk semua
dosen penguji. Berdasarkan p[engalaman yang sudah sidang, waktu yang diperlukan
untuk ngeplot ini ga bisa selesai dalam satu ato dua hari. Anggaplah dalm 2
hari kita bisa ngeplot sidang, brati hari kamis 14 Juni. Setelah ngeplot, kita ngasih
laporan TA kita ke Dosen, anggap saja dalam waktu 1 hari proses ini selesai,
brati hari Jumat 15 Juni. Terus jika semua itu lancar, senin 18 Juni saya baru
bisa sidang, inipun dengan asumsi dosen bisa nguji pada hari ini, coba kalo
molor???. Lha, kita kan tanggal 18 sudah mulai training…??? Padahal
trainingnya di Jakarta, brati tanggal 17 kita dah di JKT, tul ga??? Terus kapan
dan gimana tandatangan pengesahan penguji??? Terus kapan aku ke koord TA??? Jadi,
sxekalipun sidang tanpa Revisi pun aku ga bisa ngejar tanggal 18 Juni itu… Itu
pun sudah kita asumsikan semuanya lancar, setiap cari dosen, dosenya pasti
ada…..

Yach.. Ya sudahlah… Berarti itu belum rejeki
saya… Semoga Alloh SWT beri yang terbaik tuk saya… Boleh jadi Sinarmas
Telekom adalah tidak baik untuik saya, dan Alloh hendak memberi yang terbaik
buat saya.. Alloh Maha Tahu atas segala sesuatu.. Lagi pula kata HRD nya sinarmas
masih mengadakan poerekrutan lagi koq, klao ga bisa kali ini mungkin kali lain
aku bisa ikut. Jadi ingat QS Albaqoroh ayat 216.
Boleh jadi kamu
membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu
menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Alloh mengetahui, sedang kamu
tidak mengetahui

Mantan Calon Pegawai Sinarmas Telekom

Akhirnya Seminarrrr………..

Thursday, June 7th, 2007

Akhirnya…

Alhamdulillah, Akhirnya setelah lama menunggu,
saat-saat yang dinantikan datang juga.. Ya, akhirnya pada hari kamis tanggal 7
juni 2007 jam 08.00 saya bisa melaksanakan Seminar TA dengan tema Pentransmisian
Data EKG. Sebenarnya yang buat TA ini ga Cuma aku. TA nya itu kerja tim, dimana
Agung membuat Pemancar data EKG, saya membuat Penerima data EKG & antarmuka
ke PC (keduanya pake FM & modulasi digital FSK), kemudian Dena buat program
pengambil byte data EKG daru penerima dan mengolahnya serta membuat koneksi
jaringan.

Tujuan dari Tugas Akhir kami ini yaitu untuk
mempermudah dokter dalam mengakses data EKG, karena biasanya untuk mengambil
data EKG seorang dokter harus berjalan ke ruang pasien. Dengan adanya TA ini,
diharapkan dokter cukup mengakses data EKG pada PC di dalam ruang kerjanya,
bahkan bisa dikoneksikan ke jaringan & unternet.

Sebenarnya TA kita dah lama jadi. Aku ingat, kita
dapat judul bulan okt 2005, tapi baru mulai cari bahan bulan Mei, kemudian buat
Hardwarenya bulan September 2006. Bulan Desember Hardware punyaku dan agung
sudah jadi, bahkan kita sudah mulai menyusun laporan dan berharap bisa Wisuda
bulan Januari 2007, namun apa daya, pada bulan september 2006 hardware Agung
ada masalah. Pada bulan Januari 2007, hardware Agung sudah baik lagi.. Aku dan
agung sudah mencoba mengirim data.. Ndilalah pada bulan Februari 2007 giliran
Hardwareku yang bermasalah. IC FSK ku rusak, IC tersebut harus beli di Bandung,
yawdah akhirnya aku titip temen adikku, harganya Rp 112.000. Pada bulan itu
juga Hardware Agung dan Aku dah ok, jadi tak berlebihan kalo kita berharap bisa
wisuda bulan April 2007. Lagi-lagi harapan tinggallah harapan. Sekalipun
Laporan aku dan agung dah selesai, tapi software Dena belum Fix, dan baru fix
bulan Mei 2007. Setelah punya Dena Fix, kita ngajuin laporan ke pembimbing
kita.. setelah mengalami revisi dll akhirnya bisa ACC dan bisa seminar pada
Kamis 7 juni 2007 jam 08.00… Oia, ada satu hal penting yang buat kita jadi
semangat tuk ngjar wisuda Juli.. Selain karena faktor usia dll, ada anak 2003
yang dah seminar sekita akhir Mei.. Emang sih anaknya pinter, IPK tertinggi
seangkatan 2003 (3.64) trus dia juga mahasiswa berprestasi nomer 1 se Fakultas
Teknik dan no 4 se UNDIP. Walo sepinter apapun dia, dia tu angkt 2003 (cewek),
karena di overlap angkatan 2003, semangat kita kembali bangkit menggebu2….

Masalah hardware yang paling lama kita kerjain itu
malah EKG nya, bukan poemancar/penerimanya. Ceritanya begini.. Sebenarnya &
Seharusnya kita ga buat EKG nya, karena EKG nya itu pake TA yang sebelumnya. Tapi
karena EKGnya rusak, kita terpaksa buat lagi. IC nya aja pesen diluar, beli 2
IC+ongkos kirim habis Rp. 218.000. Dah gitu hasil yang dikeluarkan tak sesuai
dengan yang diharapkan… Tapi setelah ditekuni akhirnya jadi juga..

Demikianlah riwayat TA ku.. Doakan semoga saya
bisa seidang secepatnya dan diberi kemudahan sehingga bisa wisuda Juli.. Takdir
memang sudah ditentukan dan tak bisa dirubah.. Akan tetapi sebagai manusia,
kita tetap wajib berusaha sebagaimana firman Alloh dalam surat Ar Ro’du ayat
11, kurang lebih artinya” Sesungguhnya Alloh tidak akan nasib merubah nasib
suatu kaum hingga mereka yang merubah nasib yang ada pad diri mereka sendiri”
Yah.. Sebagai manusia dan Makhluk ciptaan-NYA, kita hanya bisa berusaha dan
berusaha, soal hasil dari usaha kita, kita serahkan pada Alloh ynag Maha Kuasa
(tawakkal)..

Karakter Mahasiswa

Tuesday, June 5th, 2007

Karakteristik
mahasiswa Berdasarkan angkatan:

Sekarang semester berapa?

u Mahasiswa pada masa tahun pertama di
bangku kuliah menjawab dengan malu-malu, semester satu

u Mahasiswa pada masa tahun kedua
di bangku kuliah menjawab: semester tiga

u Mahasiswa pada masa tahun ketiga/keempat
di bangku kuliah menjawab dengan pede: semester 5/7

u Mahasiswa pada masa tahun kelima (dst..)
di bangku kuliah menjawab dengan malu: semester akhir.

 

Cara berjalan Mahasiswa di lingkungan kampusnya

u Mahasiswa pada masa tahun pertama di
bangku kuliah: Jalannya lebih sering nunduk (terutama kalo ketemu senior),
lebih murah senyum (karena terpaksa), mata menghadap ke bawah/ga berani natap
orang yang ada di sekitarnya (takut pandangan matanya menatap senior), tasnya
berisi buku yang tipis2 dan berbahasa indonesia, kalo ngobrol biasanya
nggosipin seniornya/masalah kos/mbanding-mbandingin cewek (terutama jika
ngobrol lintas jurusan)

u Mahasiswa pada masa tahun kedua di bangku
kuliah: Jalannya sudah agak tegak, terkadang nunduk juga (terutama kalo ketemu
senior), sudah mulai males senyum (kecuali kalo ketemu senior), mata udah
berani natap orang yang ada di sekitarnya (tapi tetep hati2, takut pandangan
matanya menatap senior), tasnya berisi buku yang tebal2 berbahasa inggris &
laporan2, kalo ngobrol biasanya nggosipin senior yang jadi asistennya/masalah
praktikum.

u Mahasiswa pada masa tahun ketiga/keempat
di bangku kuliah: Jalannya tegak banget, matanya melotot kesana kemari
(terutama kalo ketemu yunior), sudah ga bisa senyum (kecuali kalo ketemu
senior), mulai pasang muka sangar&garang (biar yunior pada takut), tasnya
berisi buku yang tebal2 berbahasa inggris /laporan2 & mungkin proposal TA,
kalo ngobrol biasanya nggosipin dosen yang kiler, nggosipin praktikan.

u Mahasiswa pada masa tahun kelima (dst) di
bangku kuliah: mirip dengan mahasiswa tahun keempat, bedanya tasnya berisi laporan2
TA/kartu seminar/syarat seminar&sidang, sukanya nggosipin dosen, terutama
kareakteristik dosen waktu nyidang, tapi sama yunior dan ga gitu garang (takut
didoain yang tidak2, terutama doa biar ga lulus), mulai mancari mangsa
yuniornya tuk jadi PW (pendamping wisuda) dan PH (pendamping hidup).

 

Tempat Parkir motor (khusus TE UNDIP)

u Mahasiswa pada masa tahun pertama di
bangku kuliah: Parkir didekat ring basket sebelah timur, atau dibawah pepohonan
sebelah utara lapangan basket

u Mahasiswa pada masa tahun kedua di bangku
kuliah: dah berani parkir didepan lab power.

u Mahasiswa pada masa tahun ketiga di bangku
kuliah: parkir di dekat ruang HM (maklum, pengurus HM gitu lho…)

u Mahasiswa pada masa tahun keempat di bangku kuliah: parkir di depan lab kom,
lab power, HM

u Mahasiswa pada masa tahun kelima (dst..)
di bangku kuliah: Parkir sesukanya, paling sering di dekat gedung A (coz nyari
dosen pembimbing), kalo anak lab biasanya di tempat parkir yang “tidak wajar”

 

Tempat
nongkrong

u Mahasiswa pada masa tahun
pertama di bangku kuliah: nongkrong di depan kelas sambil nunggu dosen, masih
segan tongkrongan di kantin, apa lagi di gedung A / TU.

u Mahasiswa pada masa tahun kedua di bangku
kuliah: dah berani masuk kantin

u Mahasiswa pada masa tahun ketiga di bangku
kuliah: tongkrong sesuka gue, tapi paling seneng di ruang HM.

u Mahasiswa pada masa tahun keempat di bangku kuliah: sesukanya, paling seneng di
kantin dan ruang dosen..

u Mahasiswa pada masa tahun kelima (dst..)
di bangku kuliah: Paling seneng di kantin dan ruang dosen tuk bimbingan, kalo
anak lab ya di lab…

ToReN (Mahasiswa TE
Tingkat akhir yag kena overlap)