Archive for July, 2007

Pentingnya Tauhid

Thursday, July 26th, 2007

Pentingnya Tauhid

 Tauhid adalah sesuatu yang sudah akrab di telinga kita. Namun tidak
ada salahnya kita mengingat beberapa keutamannya. Karena dengan begitu bisa menambah
keyakinan kita atau meluruskan tujuan sepak terjang kita yang selama ini
mungkin keliru.
Karena
melalaikan masalah tauhid akan berujung pada kehancuran dunia dan akhirat.

Tujuan
diciptakannya makhluk adalah untuk bertauhid

Alloh Ta’ala berfirman, "Dan tidaklah Aku menciptakan
jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"
(Adz Dzariyaat: 56).
Imam Ibnu Katsir rohimahulloh
berkata, yaitu tujuan mereka Kuciptakan adalah untuk Aku perintah agar
beribadah kepada-Ku, bukan karena Aku membutuhkan mereka.(Tafsir Al Qur’anul ‘Adzhim, Tafsir

surat

Adz Dzariyaat). Makna menyembah-Ku
dalam ayat ini adalah mentauhidkan Aku, sebagaimana ditafsirkan oleh para ulama
salaf.

Tujuan diutusnya para Rosul adalah
untuk mendakwahkan tauhid

Alloh Ta’ala berfirman, "Sungguh
telah Kami utus kepada setiap umat seorang Rosul (yang mengajak) sembahlah
Alloh dan tinggalkanlah thoghut"
(An Nahl: 36). Thoghut adalah sesembahan
selain Alloh. Syaikh As Sa’di berkata, Alloh Ta’ala memberitakan bahwa hujjah-Nya telah tegak kepada semua umat,
dan tidak ada satu umatpun yang dahulu maupun yang belakangan, kecuali Alloh telah
mengutus dalam umat tersebut seorang Rosul. Dan seluruh Rosul itu sepakat dalam
menyerukan dakwah dan agama yang satu
yaitu beribadah kepada Alloh saja yang tidak boleh ada satupun sekutu bagi-Nya
(Taisir Karimirrohman, Tafsir

surat

An Nahl). Beribadah
kepada Alloh dan mengingkari thoghut
itulah hakekat makna tauhid. 

Tauhid adalah kewajiban pertama dan
terakhir

Rosul memerintahkan para utusan dakwahnya agar menyampaikan tauhid
terlebih dulu sebelum yang lainnya. Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda
kepada Mu’adz bin Jabal rodhiyallohu
ta’ala ‘anhu
, "Jadikanlah perkara yang pertama kali kamu dakwahkan
ialah agar mereka mentauhidkan Alloh.
" (riwayat Bukhori dan Muslim).
Nabi juga bersabda, "Barang siapa yang perkataan terakhirnya Laa ilaaha
illalloh niscaya masuk surga"
(riwayat Abu Dawud, Ahmad dan Hakim
dihasankan Al Albani dalam Irwa’ul Gholil). 

Tauhid adalah kewajiban yang paling
wajib

Alloh berfirman, "Sesungguhnya Alloh tidak mengampuni dosa
syirik, dan Alloh mengampuni dosa selain itu bagi orang-orang yang Dia
kehendaki"
(An Nisaa’: 116). Sehingga syirik menjadi larangan yang
terbesar. Sebagaimana syirik adalah larangan terbesar maka lawannya yaitu
tauhid menjadi kewajiban yang terbesar pula. Alloh menyebutkan kewajiban ini
sebelum kewajiban lainnya yang harus ditunaikan oleh hamba. Alloh Ta’ala berfirman, "Sembahlah
Aloh dan janganlah kamu menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan berbuat
baiklah pada kedua orang tua"
(An
Nisaa’: 36).

Kewajiban ini lebih wajib daripada semua kewajiban, bahkan lebih
wajib daripada berbakti kepada orang tua. Sehingga seandainya orang tua memaksa
anaknya untuk berbuat syirik maka tidak boleh ditaati. Alloh berfirman, "Dan
jika keduanya (orang tua) memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu
yang  tidak ada pengetahuanmu tentang itu,
maka janganlah kamu mengikuti keduanya…"
(Luqman : 15).  

Hati yang saliim adalah hati yang bertauhid

Rosululloh shollallohu ‘alaihi
wa sallam
bersabda, "Ketahuilah di dalam tubuh itu ada segumpal
daging, apabila ia baik maka baiklah seluruh tubuh. Ketahuilah bahwa ia adalah
hati
" (riwayat Bukhori dan Muslim). Alloh Ta’ala berfirman, "Hari dimana harta dan keturunan tidak
bermanfaat lagi, kecuali orang yang menghadap Alloh dengan hati yang saliim
(selamat)"
(Asy Syu’araa’: 88-89). Imam Ibnu Katsir rohimahulloh berkata, yaitu hati yang
selamat dari dosa dan kesyirikan (Tafsir
Al Qur’anul ‘Adzhim
, Tafsir

surat

Asy Syu’araa’). Maka orang
yang ingin hatinya bening hendaklah ia memahami tauhid dengan benar.

Tauhid adalah hak
Alloh yang harus ditunaikan hamba

Rosululloh shollallohu ‘alaihi
wa sallam
bersabda, "Hak Alloh yang harus ditunaikan hamba yaitu
mereka menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun..
"
(riwayat Bukhori dan Muslim). Menyembah Alloh dan tidak menyekutukan-Nya
artinya mentauhidkan Alloh dalam beribadah. Tidak boleh menyekutukan Alloh
dengan sesuatu apapun dalam beribadah, sehingga wajib membersihkan diri dari
syirik dalam ibadah. Orang yang tidak membersihkan diri dari syirik maka
belumlah dia dikatakan sebagai orang yang beribadah kepada Alloh saja (diringkas
dari Fathul Majid).

Ibadah adalah hak Alloh semata, maka barangsiapa menyerahkan ibadah
kepada selain Alloh maka dia telah berbuat syirik. Maka orang yang ingin
menegakkan keadilan dengan menunaikan hak kepada pemiliknya sudah semestinya
menjadikan tauhid sebagai ruh perjuangan mereka.

Tauhid adalah sebab kemenangan di
dunia dan di akhirat

Para

sahabat dari
kalangan Muhajirin dan Anshor rodhiyallohu
ta’ala ‘anhum
adalah bukti sejarah atas hal ini. Keteguhan para sahabat
dalam mewujudkan tauhid sebagai ruh kehidupan mereka adalah contoh sebuah
generasi yang telah mendapatkan jaminan surga dari Alloh serta telah meraih
kemenangan dalam berbagai

medan

pertempuran, sehingga banyak negeri takluk dan ingin hidup di bawah naungan
Islam. Inilah generasi
teladan yang dianugerahi kemenangan oleh Alloh di dunia dan di akhirat. 

Alloh ‘Azza
wa Jalla
berfirman, "Orang-orang yang terdahulu (masuk Islam) dari
kalangan Muhajirin dan Anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan
baik, Alloh telah ridho kepada mereka dan merekapun telah ridho kepada Alloh.
Alloh telah menyiapkan bagi mereka surga-surga yang dibawahnya mengalir
sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Itulah kemenangan yang besar" (At
Taubah: 100).

Namun sangat disayangkan,
kenyataan umat Islam di zaman ini yang diliputi kebodohan bahkan dalam masalah
tauhid!
Maka pantaslah kalau kekalahan demi kekalahan menimpa pasukan Islam di
masa ini. Ini menunjukkan bahwa ada yang salah dalam akidah.
Wallohu
A’lam bish showaab
. [Buletin At Tauhid / Abu Mushlih]

N I A T

Thursday, July 12th, 2007

N I A T

 Syarat
diterimanya amal ada 2 macam
, yaitu ikhlas karena Alloh Ta’ala, dan Mengikuti
petunjuk/tuntunan Rosululloh
Sholallohu ‘alaihi wa salam. Niat, masuk dalm
katregori ikhlas. Setiap amal seseorang tidak akan terlepas dari niat. Seorang
berkata didalam hatinya bahwa habis makan akan mandi hal ini menunjukkan bahwa
ia telah berniat untuk mandi. Seseorang berangkat dari rumah untuk sholat maghrib
di masjid maka hal ini menyatakan bahwa ia telah berniat untuk sholat maghrib. Sehingga
niat (an-niyah) dapat didefinisikan
sebagai keinginan atau kehendak hati (al-qashdu).

 Lalu
bolehkah kita mengucapkan niat di lesan, bukankah ini perbuatan yang bagus
untuk membantu menambah kekhusyukan kita didalam beribadah, seperti ketika akan
sholat dengan membaca usholli fardho…..?. Niat
adalah amalan hati
maka niat bukanlah perkataan "nawaitu" ataupun "ushollii". Para ulama menyatakan bahwa melafazhkan
niat termasuk bid’ah yang munkar, karena perbuatan ini tidaklah terdapat
didalam Al-Qur’an dan tidakpula di dalam Sunnah Rosululloh sholallohu
‘alaihi wasallam
. Sedangkan telah kita ketahui bahwa asal dari suatu ibadah
adalah haram kecuali ada dalil yang memerintahkannya (lihat Qawaid wa Fawaid
min Arbain An-Nawawiyah
).

 Rosululloh
adalah orang yang paling tahu dengan kebaikan tetapi beliau tidak mengamalkannya,
lalu apakah kita akan berkata bahwa kita lebih mengetahui kebaikan daripada Rosululloh???

Kedudukan Niat dalam amal:

 Di dalam Islam niat mempunyai kedudukan yang penting, sah
ataupun tidaknya suatu amal dilihat dari niatnya . Di dalam amal niat berfungsi :

1. Sebagai pembeda antara
ibadah dengan adat (kebiasaan)

 Maka
yang membedakan kita di dalam melakukan suatu amal adalah niat kita. Boleh jadi
seorang beramal yang sama tapi satunya mendapat pahala dan satunya tidak
mendapatkan pahala disisi Allah Ta’ala. Hal ini berdasarkan sabda Rosululloh
sholallohu ‘alaihi wa sallam, "Sesungguhnya
setiap amal bergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai
dengan amalanya"
(diriwayatkan Bukhori dan Muslim)

2. Sebagai pembeda antara
ibadah yang satu dengan yang lain

 Seseorang
datang ke Masjid jam 4 pagi kemudian dia sholat dua rokaat, Apakah dia telah melakukan
sholat shubuh? Maka hal ini dilihat sholat 2 rokaat tadi niatnya untuk sholat
apa jika ia telah berniat sholat shubuh maka ia telah tercatat melakukan sholat
shubuh, tapi jika niatnya bukan sholat shubuh tapi sholat rawatib qabliyah maka
ia masih punya kewajiban untuk melakukan sholat shubuh. Hal ini juga
berdasarkan hadits diatas bahwa setiap amal tergantung pada niatnya.

 Didalam
berniat yang sangat perlu diperhatikan adalah hendaknya niat itu ditujukan
hanya pada Alloh Ta’ala saja dengan kata lain ikhlash. Karena percuma
seorang telah beramal sekian banyak tapi jika tidak ikhlash maka hal ini
tidaklah diterima disisi Alloh Ta’ala. Karena pentingnya ikhlash ini
banyak ayat Al-Quran memeintahkan manusia untuk berbuat ikhlash didalam setiap
ibadahnya diantara lain dalam surah Al-Bayyinah ayat 5 Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang
artinya "Padahal Mereka tidaklah disuruh
kecuali untuksupaya menyembah Allah dengan memunikannketaatan kepada-Nya (mengikhlaskan
amal untuk Allah saja)"
.
Dan Sabda Rosululloh sholallohu
‘alaihi wa sallam
"Sesungguhnya Allah
‘Azza wa Jalla tidak menerima suatu amal kecuali dia niatkan amal nya untuk
mencari wajah Allah"
(Diriwayatkan oleh Abu Daud dan Nasai
dengan sanad jayyid ).

 Semoga
Alloh memberikan taufik dan hidayah-Nya untuk mengikhlaskan seluruh amal ibadah
kita kepada Alloh Ta’ala.
Wallohu a’lam 

Just Kidding

Tuesday, July 3rd, 2007

Huahaha…
Dari milis elektro Undip 2002:

¡P 10 Pisang
Aku punya 10 buah pisang, Elo minta 3 sisa berapa ???
Jawab: Tetap 10 karena aku gak ngasih km weeeee…… ..
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Ayam Kejam
Ayam apa yang paling kejam ???
Jawab: ayam mbakar wong Solo.
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Nyamuk
Kenapa di dalam bajaj nggak ada nyamuk ????
Jawab: Karena nyamuk sini cuma takut tiga roda.
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Ayam berkokok
Kenapa ayam kalau berkokok menutup matanya?
Jawab: Karena sudah hafal teksnya
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Bunyi Nyamuk
Kenapa nyamuk bunyinya NGUNG-NGUNG? ??
Jawab: Sebab minum darah. Coba kalo minum bensin, p asti
bunyinya NGENG-NGENG
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Tukang Becak
Kalau presiden menjadi tukang
becak, dokter menjadi tukang
becak, polisi menjadi tukang becak, tukang becaknya jadi
apa??
Jawab: Ya tukang becaknya jadi banyak
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Buah Ajaib
Buah apa yang hanya ada di tiang listrik ???
Jawab: Buahaya,Tegangan Tinggi !
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Anak anak
Kenapa anak kucing ama anak anjing suka berantem ?
Jawab: Yahh namanya juga anak-anak.
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Siapa Saya ?
Saya mempunyai mata 3, mempunyai hidung 4, bertelinga 2, dan
tidak mempunyai mulut, siapakah saya ?
Jawab: Saya adalah pembohong he he
he…
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Sekolah dan RSJ
Apa bedanya sekolah sama rumah sakit jiwa hayooooo ?
Jawab: Kalo sekolah, yang sakit boleh pulang. Kalo RSJ, yang
sembuh boleh pulang

———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Palsu
Benda apa yang walaupun palsu tapi tetap dibeli orang ???
Jawab: Gigi karena mana ada orang jual gigi asli.
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Bodoh
Tukang apa yang paling guoblok… ??
Jawab: Tukang foto. Soalnya 3 X 4 = 5000 ,
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Santai
Tukang apa yang kerjanya paliiing santai ???
Jawab: Tukang Jahit, Cuma goyang goyang kaki dapet duit. daku
banget neh he he hee…..
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Singkatan
Apakah kepanjangan dari ABC?
Jawab: ABCDEFGHIJKL. …
———— ——— ——— ——— ——— ——— -
¡P Baju Superman
Kenapa Superman di bajunya tertulis "S" ????
jawab: Soalnya kalo M, L, atau XL kebesaran…