Cinta

Bila Ulama Bicara Tentang CINTA

Cinta Menurut Ibn Hazm

Karena keagungannya, arti cinta sangat rumit untuk digambarkan, maka
engkau tidak akan dapat menemukan hakikatnya kecuali dengan pengorbanan.

Cinta itu adalah cinta yang tidak akan hilang kecuali dengan datangnya
ajal.

Ia akan senantiasa berusaha, bertekad, mencari dan bersemangat untuk
bertemu dan ia akan selalu tertarik kepada tempat dimana mereka berdua dapat
saling berbagi.

Cinta menurut Ibnu Jauzi

Cinta adalah kecondongan jiwa yang sangat kuat kepada satu bentuk yang
sesuai dengan tabiatnya. Maka jika pemikiran jiwa itu kuat mengarah kesana, ia
akan selalu mengharapkannya.

Cinta menurut imam Ibnul Qoyyim

Faktor “pendorong” dalam masalah cinta terkadang yang dimaksudkan
adalah “perasaan” yang diikuti kehendak dan ketertarikan. Hal ini ada dalam
diri seorang yang sedang jatuh cinta, terkadang dimaksudkan juga sebagai
“sebab” yang karenanya dapat ditemukan cinta dan perasaan tergantung darinya.

Karena cinta kita kepada sesuatu akan membuat buta dan tuli, maka
seorang pecinta tidak melihat siapapuin yang lebih cantik selain kekasihnya.

Cinta akan hilang seiring dengan hilangnya maksud, karena sesungguhnya
cinta itu menuntut persesuaian dan kecocokan.

Semua cinta yang bukan karena Alloh Ta’ala akan berakhir dengan
kebencian dan kejengkelan..

Leave a Reply