Adab Makan
Adab-adab makan
Islam adalah agama yang
sempurna sampai-sampai cara makan pun diatur. Adapun beberapa
adab makan yang diajarkan Nabi antara lain :
Membaca ‘Bismillah’ sebelum makan
Rosululloh bersabda, “Berkumpullah pada
makanan kalian dan sebutlah nama Alloh atasnya niscaya makanan itu akan
diberkahi untuk kalian.”(Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban). Tidak membaca ‘Bismillah’ pada makanan akan menghalangi barakah
pada makanan itu. Bahkan syaithon (Semoga Alloh melindungi kita darinya) ikut
serta memakan makanan itu, sebagaimana disebutkan dalam Shohih Muslim
bahwasanya Nabi bersabda, “Sesungguhnya syaithon akan menguasai makanan jika
tidak disebut nama Alloh.”
Imam Nawawi menjelaskan tentang adab
membaca ‘Bismillah’ dan hukumnya. Beliau berkata, “Para ulama
bersepakat disunahkannya membaca basmalah sebelum makan. Jika seseorang tidak
membaca basmalah sebelum makan entah karena sengaja, lupa atau adanya
penghalang lain, lalu teringat ketika makan, maka dianjurkan untuk mebaca : ”Bismillahi
fii awwalihi wa akhirihi” (Dengan nama Alloh diawal dan diakhir makan).
Menggunakan tangan kanan dan mengambil yan terdekat
Nabi bersabda, "Wahai anak kecil bacalah bismillah,
makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari yang terdekat" (HR. Bukhori dan Muslim)
Makan berjama’ah
Dari Wahsyi bin harbin, bahwasanya para
sahabat Nabi berkata, “Wahai Rosululloh kami makan tetapi tidak kenyang, Rosululloh
bertanya, ’Barangkali kalian makan sendiri-sendiri?’ maka para sahabat
menjawab ’benar’, Rosululloh bersabda, ’Berkumpullah pada makanan
kalian, sebutlah nama Alloh niscaya makanan kalian akan di berkahi.” (Abu
Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban).
Faedah dari hadits ini yaitu rasa cukup
akan timbul dari barokahnya berkumpul pada makanan dan semakin banyak orang
yang berkumpul pada makanan maka bertambah banyak pula barakahnya.
Makan dari tepi makanan
Ibnu Abbas berkata: Rosululloh bersabda, “Barakah
itu turun ditengah makanan, maka makanlah dari tepinya dan janganlah makan dari
tengahnya.” Dalam hadits ini Rosululloh mengajarkan kepada kaum muslimin
ketika makan, hendaknya mereka memulai makan dari tepi-tepinya. Yang demikian berlaku
umum bagi yang makan sendirian atau bersama orang lain.
Menjilati jari-jemari sesudah makan, membersihkan piring
bekas makanan dan mengambil makanan yang terjatuh.
Dalam Shahih Muslim
disebutkan bahwasanya Rosululloh jika usai makan suatu makanan beliau menjilati
tiga jarinya yang dipakai untuk makan, dan beliau bersabda, “Jika makanan
salah seseorang kalian jatuh hendaklah dibersihkan dari kotoran lalu hendaknya
makanan itu dimakan dan janganlah membiarkan makanan itu untuk syaithon.”
Beliau juga memerintahkan kita agar kita
membersihkan piring. Beliau bersabda, ”Sesungguhnya kalian tidak mengetahui
di bagian manakah makanan kalian diberkahi.” Di dalam Shahih Muslim dari
Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda, ”Jika salah seorang diantara kalian
makan hendaknya menjilati jari-jemarinya, karena sesungguhnya ia tidak
mengetahui dibagian mana barakah itu."
Tidak makan sambil berdiri
Dari Anas rodhiyallohu
‘anhu, bahwasanya Rosululloh melarang seseorang minum dengan berdiri.
Qotadah bertanya, "Bagaimana dengan makan?" Anas menjawab, "Hal
itu lebih jelek dan lebih keji" (HR. Muslim)
April 10th, 2009 at 5:56 am
sunguh bermanfaat n bagus artikelnya… terimakasih